Tampilkan postingan dengan label Somalia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Somalia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

RUMAH ZAKAT BERSAMA ACT SALURKAN 100.000 PAKET KORNET SUPERQURBAN KE SOMALIA.........


Rumah Zakat bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan 100.000 paket Superqurban untuk rakyat Somalia. Hal ini didorong oleh bencana kelaparan dahsyat yang melanda Somalia. Hingga saat ini tak kurang 29 ribu balita meregang nyawa akibat kelaparan. Jutaan lagi terancam jiwanya jika tak mendapat pertolongan segera. Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan global menggagas Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia (KISS).

Presiden ACT, Ahyudin menegaskan, KISS digagas untuk mengambil langkah-langkah cepat dan tepat guna membantu rakyat Somalia yang terancam jiwanya akibat bencana kekurangan pangan. KISS akan melibatkan sejumlah tokoh dan lembaga yang tidak diragukan lagi kredibilitas dan integritasnya dalam gerakan kepedulian dan kemanusiaan.

Ahyudin menambahkan, bencana kelaparan di Somalia benar-benar tidak boleh diabaikan. Data Unicef menyebutkan, setiap 6 menit seorang balita meninggal akibat kelaparan di negeri termiskin di benua Afrika itu. Unicef memperkirakan diperlukan dana sebesar 62,8 juta Euro selama enam bulan ke depan untuk mengatasi bencana kelaparan ini.

“Kita abaikan dulu stigma Somalia sebagai negeri bajak laut. Faktanya, jutaan rakyatnya saat ini terancam mati kelaparan. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tak boleh diabaikan oleh bangsa Indonesia yang beradab,” tandas Ahyudin. ***

AYO DUKUNG RUMAH ZAKAT, MENGKAMPANYEKAN QURBAN DENGAN PROSES KORNETISASI... KARNA SAAT SITUASI SEPERTI INI MANFAATNYA BEGITU TERASA....
ORDER NOW! KLIK!
http://www.superqurban.com/?reg=qurbanku_super
MORE INFO : 085252661505

hadits dari Aisyah r.a ia berkata " Dahulu kami biasa mengasinkan daging udhhiyah (qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi saw bersabda; "Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyah (qurban) hanya dalam waktu tiga hari". (HR. Bukhari, Muslim) - (Muhammad Fuad 'Abdul Baqi Al-Lu'lu' Wal Marjan 2).

,,,,,Tragis! Pengungsi Somalia Berebut Makanan dengan Lalat,,,,,,

Kamis, 8 September 2011 20:24 WIB TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Pengungsi Somalia benar-benar terpuruk. Mereka harus berjuang melawan kelaparan. Di tengah kurangnya bahan makanan, gizi buruk, mereka harus bertahan hidup. Meski pada sisi lain, keselamatan mereka diancam karena kondisi keamanan yang mencekam.
Tim Aksi Cepat Tanggap yang tergabung dalam Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia menceritakan keprihatinan pengungsi Somalia saat tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, belum lama ini. "Kalau kita melihat makanan dilalati, apa yang kita rasakan. Tapi saudara kita ini dilalati. Bahkan untuk mengibas lalatpun, mereka sepertinya enggan. Dan kondisinya sudah seperti itu," ujar Ketua Tim Imam Akbar kepada wartawan menggambarkan sulitnya pengungsi untuk bisa makan hingga seolah berebut makanan dengan lalat.
Menurut Imam, hampir tiap harinya, sekitar 1500 sampai 2 ribu orang pengungsi Somalia menuju perbatasan. Kondisi mereka sangat memprihatinkan, dan membutuhkan bantuan semua pihak. Ia meminta kepergian Tim ACT ke Somalia tak usah diributkan lagi..
"Untuk anak-anak yang kita periksa, selain mengalami dehidrasi, rata-rata dari mereka kekurangan gizi bahkan terbilang akut. Sehingga merusak organ sampai menyebabkan kebutaan, dan menjalar ke organ lainnya," imbuhnya.
Dikatakan Imam, PBB yang sampai turun ke sana menangani pengungsi Somalia pun keteteran. Mereka mengalami keterbatasan untuk memberi bantuan kepada pengungsi. Sehingga dibutuhkan gelombang dan gerakan kepedulian semua orang.

Apapun nama kendaraannya, apakah Baznas, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, PKPU atau lembaga lainnya. Intinya adalah dengan lembaga diatas, donasi kita insya Alloh akan menjangkau ke tempat-tempat yang belum sempat terjangkau, seperti Somalia ini. --------------------
Sayangnya, banyak yang sinis, berkata 'nggak usah jauh-jauh deh, urusin dulu tuh saudara kita yang di Indonesia.'
Jawabannya simpel: Membantu saudara di Indonesia itu bagus. Menolong saudara di negeri seberang juga bagus. Yang nggak oke itu kalo nggak nolong sama sekali, bisanya hanya mencibir, no action. DONATE NOW:...............
Rekening Donasi :
BCA : 094.3016.001 Mandiri : 132 000 481 974 5 BNI Syariah : 155 555 5589 Permata Syariah : 377 100 1555